:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2332331/original/017306500_1534413285-Prabowo-dan-Sandiaga-Temui-Ketua-Umum-PBNU-Said-Aqil6.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Bakal Cawapres Sandiaga Uno mengomentari kericuhan aksi 2019GantiPresiden di Surabaya. Menurutnya, aksi itu sepatutnya menjadi ajang penyalur energi positif yang menciptakan kedewasaan, bukan gesekan.
"Anak muda ini menunjukkan bahwa jangan bergesekan di lapangan dan ini menjadi harapan kita, kalau kita memiliki komitmen sama, Insyaallah semuanya sudah dijamin oleh hukum, dan mendapatkan koridor sesuai dengan ketentuannya," kata Sandiaga di Posko Relawan Melawai, Jakarta, Senin (27/8/2018).
Sandiaga berharap, ke depan tidak ada lagi kericuhan terhadap massa aksi saat menyalurkan aspirasi berdemokrasi. Satu yang pasti, menurut Sandiaga, aksi dilakukan wajib memperhatikan kesantunan.
"Kami ingin politik ini sejuk, politik yang santun politik yang mempersatukan akan hadir kalau bisa di 2019," jelas dia.
Karenanya, Sandiaga menyayangkan adanya umpatan dilontarkan dari salah satu peserta aksi di Surabaya. Terlebih, orang tersebut merupakan tokoh publik yang cukup dikenal masyarakat.
"Jadi alangkah baik kita tidak menggunkama kata-kata yang mendegradasi. Kita gunakan kata yang menyanjung, mengangkat semangat memtovasi. Sehingga energi postif terbangun akan mendorong bangsa ini lebih baik lagi," Sandiaga menandasi.
Sandiaga berharap, ke depan tidak ada lagi kericuhan terhadap massa aksi saat menyalurkan aspirasi berdemokrasi.
* Update Terkini Asian Games 2018 Mulai dari Jadwal Pertandingan, Perolehan Medali hingga Informasi Terbaru dari Arena Pesta Olahraga Terbesar Asia di Sini
from Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terkini Indonesia - Liputan6.com https://ift.tt/2PFD3RK
No comments:
Post a Comment