:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1983544/original/071010500_1520763933-Gerindra-3.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Mahkamah Agung (MA) mengabulkan gugatan terhadap Pasal 4 ayat (3) PKPU Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPR dan DPRD Kabupaten/Kota. Mantan terpidana kasus korupsi pun kini bisa maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) 2019.
Politikus Partai Gerindra Muhammad Taufik menyambut baik putusan itu. Dia getol melawan KPU agar bisa mencalonkan diri karena terganjal statusnya sebagai mantan terpidana kasus korupsi.
Terkait pencalegan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu, Partai Gerindra menyatakan sikap bakal menunggu bagaimana sikap dari KPU terkait putusan MA.
"Kita menunggu bagaimana nanti sikap KPU. Semua kita serahkan kepada institusi yang berwenang," kata Ketua DPP Gerindra Ahmad Riza Patria di kantor KPU, Jakarta Pusat, Minggu (16/9/2018).
Gerindra tidak mempermasalahkan keputusan MA yang membolehkan mantan koruptor maju memperebutkan kursi parlemen. Mereka juga tidak ikut campur terhadap manuver Taufik yang selama ini melawan aturan tersebut.
"Kita juga hormati yang bersangkutan (Taufik) melakukan pembelaan dirinya, melakukan gugatan, setiap warga negara mempunyai hak yang sama di mata hukum. Punya hak asasi dan ingin ada keadilan," kata Riza.
from Berita Hari Ini, Kabar Harian Terbaru Terkini Indonesia - Liputan6.com https://ift.tt/2MDJMsA
No comments:
Post a Comment